Sudah menjadi kutukan ketika memulai untuk memasuki dunia blog, bahwa kita harus konsekuen dan bertanggung jawab atas kelangsungan dan semua hal yang berhubungan dengan blog kita. Menurut saya ada dua hal pokok menjadi tanggung jawab sebagai seorang blogger, yaitu:
- Posting artikel.
Sudah menjadi kewajiban bagi setiap blogger untuk menulis sebuah artikel di weblognya. Entah itu berbentuk tulisan ilmiah, laporan atau sekedar sepenggal berita, cerita, atau apa saja. Seperti yang dibilang oleh mas Budi Putra dan salah satu mentorku Alamster bahwa masa depan dunia internet ada pada konten, dengan kata lain untuk weblog kontenlah yang menjadi kekuatan utama. Tanpa konten yang niche maka situs blog akan semakin susah dikendalikan. Menurut mas Budi Putra, ada tiga manfaat pokok yang dapat kita rasakan dari konten yang niche, yaitu: tautan eksponensial, ngetop dan otoritas, serta kredibilitas. - Komentar.
Poin kedua yang penting adalah area komentar. Di area ini pengunjung (baik pengunjung setia atau musiman) dapat memberikan aksi timbal balik yang tentunya diharapkan merupakan sesuatu yang positif bagi kemajuan blog itu sendiri. Seperti yang pernah saya tulis di blog iT.Channel, komentar menjadi satu fitur teramat penting pada sebuah blog. Justru terkadang kita menganggap remeh terhadap fitur ini dengan membiarkan kondisinya terbengkalai. Contoh situasi ini adalah membiarkan setiap komentar dalam bentuk apa saja tanpa perlu kita saring terlebih dahulu. Banyak sekali saya lihat komentar yang diberikan oleh pengunjung suatu situs blog yang hanya menulis komentar tidak berkualitas, menghujat sesama blogger, atau memberikan komentar tidak sesuai konten yang dibahas. Sebagai pengunjung, cobalah memberikan komentar yang lebih baik dan elegan, walaupun diselingi dengan humor atau sedikit nyeleneh, tetapi harus tetap dalam koridor kebersamaan, bukan harus sama persepsi atau memaksakan persamaan persepsi kita terhadap blogger lain. Untuk pemilik blog, cobalah menjawab setiap komentar secepat mungkin dengan elegan dan tepat ditujukan dengan yang bersangkutan. Bila perlu setiap komentar dari pengunjung langsung diberi komentar di dalam kotak komentar yang sama, seperti yang mas Urip tulis pada blognya tentang “Memanfaatkan Klik Edit untuk Jawab Komentar“.
saya pendatang baru, belum ngerti apa itu blogging. makanya sekarang lagi mau belajar soalnya penasaran banget. dalam hidup ini banyak sekali yang bisa dipelajari dan di dapatkan.mudah-mudahan dengan gabung di wordpress saya bisa dapatkan apa yang saya cari. DOAKAN SAYA YA…
Bismillah, mudah2an komentarku termasuk elegan…
Alhamdulillah kena jepret pantes di protes gara2 jawab komentar borongan hehehe, aku tadinya jawab komentar spt itu, tapi sehari 30-40 coment yang harus di jawab abis waktu kira2 11/2 sampai dua jam untuk jawab spt itu. Tapi khusus untuk pertanyaan discussion yg berhubungan dg artikel utama biasanya aku jawab dg edit coment… coba baca postingan-ku judulnya , trus juga tulisan pak Agor ’science in religion ” ttg hukum click mungkin bisa untuk tambahan masukan. OK keep writing
eh perasaan udah coment kok ga ada di moderasi ya…? ya udah gpp
lho kok yg ini nongol aduh tadi udah panajng nulisnya, yaaa mulai lagi gpp deh. Bismillah .. waduh… pantes protes aku nulis komentar di gabung2 padahal dulu aku satu2, tapi bayangin sehari aku harus jawab 40 coment… jadi dg cara tsb butuh waktu kira2 1′1/2- 2 jam. jadi skrg tak gabungin aja…tentang komentar memang jenisnya macem2 aku udah pernah bahas ini di artikel “komentar bikin bergetar”, pak Agor di “science in religion” link-nya cari di blog ku ya, nulis ttg hukum click ada 4 klo ga salah. walah kepanjangan tapi mudah2an ttermasuk yang elegan ya… dan ada masukan to?
aduuh Ardi jadi sensi, iya kok spt-nya aku yg salah pencet.. gpp kok Ar, skdr masukan aja saling belajar… hehehe, aduh maaf juga deeh… waah jd sungkan2an gini ya…?
Blog sebenarnya asyik juga banyak temen, nambah ilmu pengethauan, ada wawasan baru kalau kita mau mengunjungi blog yg bener2 beda dari keseharian kita. Menulis jauh lebih penting untuk menuangkan pikiran yang walaupun gak begitu bisa tapi tetep nulis… sayang jarang yg mau memberikan masukan yah
menurut anda ada hubungannya ga tanggung jawab blogger dengan pembentukan karakter kita?…. (baru komen disini.. salken)
Tanggung jawab termasuk kontinuitas menulis dan ber-interaksi gampang-gampang sulit. Saya merasakannya.
Belum lagi tanggung jawab terhadap isi setiap tulisan, kalo ingin berbobot perlu waktu untuk menulisnya. Saya sementara milih yang nyantai.
Soal komentar juga sama sulitnya dengan menulis posting, kadang perlu berpikir, mencari referensi dll.
Kadang berat, kadang nikmat. Yang jelas enjoy (kata pak guru Urip)
Kalau aku bilang bukan tanggung jawab Blogger, tapi ” Jawaban Ditanggung Blogger”
weh ga tg jawab neeh blog nya ga di update
nah loh ilmu baru ini… bahwa blogger itu harus bertangung jawab. Sebatas apakah tanggungjawab itu, ternyata sebatas ngeblog terus, dan komentarin komentar begitu seterusnya…… sebatas itukah? ENtahlah… [salam kenal]
wah ga tg jawab neeh ga pernah di update blog nya…hihihi
thx infonya, suman kalau lagi sibuk ya gak sempat blogwalking, apalagi ngasih komentar yang elegan :).
eniwe salam kenal. nice 2 meet u
terima kasih. saya jadi dapat ilmu baru setelah baca tulisan ini. tapi gimana ya caranya supaya tulisan kita banyak dikomentari orang, agar kita juga tahu bagaimana tanggapan orang terhadap tulisan kita.