Jati Diri Seorang Blogger

21 01 2007

meDari sekian banyak weblog yang lahir. Dari banyak weblog dengan berbagai bahasa. Dari banyak weblog dengan berjuta gaya, baik gaya penulisan maupun gaya dalam pengertian penampilan. Ya. Dari semua itu apa sih sebenarnya yang kita maui terhadap sebuah weblog, baik itu sebuah weblog milik kita sendiri maupun milik orang lain.

Saya termasuk masih sangat baru (:: newbie ::) dalam dunia weblog, tidak seperti halnya bang Enda, Priyadi, B.R, dan lainnya, termasuk teman-teman lingkungan saya sendiri seperti Alamster, Prince, Borsalino, Ali Asnawi, dan lainnya. Apalagi yang sudah uzur di bidang ini seperti Matt, Robert Scoble, Jan Grewe, dst. Dan saya awalnya (dan juga seperti teman-teman lain - mungkin :) ) hanya mencoba untuk mengenal dunia jurnalistik dengan skup yang kecil. Dengan kata lain, saya hanya mencari suatu wadah untuk dapat mengekspresikan unek-unek, baik itu lebih bersifat sebuah catatan harian maupun yang bersifat pewartaan. Sempat suatu ketika saya juga ingin menulis tentang suatu hal yang berkenaan tentang hidup dan kehidupan. Sayang, banyaknya keterbatasan dalam diri saya, baik dikarenakan sedikitnya kosa kata dalam benak ini maupun dikarenakan (mungkin juga) waktu, kondisi fisik, suasana hati, situasi lingkungan yang pada saat-saat itu tidak mendukung. Pokoknya saya terus berusaha memperbaiki isi konten yang ada hanya berdasarkan ‘feeling’ saya sendiri. Dan saya (bisa dikatakan) tidak peduli apakah akan ada yang membaca konten saya. hmmm…

Weblog-weblog kini sudah semakin maju, baik dari meningkatnya kualitas konten maupun semakin majunya engine weblog itu sendiri. Para blogger semakin bersemangat untuk memanfaatkan semua sisi yang dapat diekplorasi dari weblog. Hal inilah sebenarnya yang membuat saya gundah. Apa sih yang sebenarnya kini saya cari atau mau saya ungkapkan dalam bentuk tulisan-tulisan di weblog saya. Semoga semakin hari kian apik dan jelas jati diri saya sebagai blogger. Dan saya tetap tidak peduli akan hal-hal seperti apakah weblog saya tidak dibaca orang, atau dimana posisi weblog saya.

Coba lihat situs-situs di internet. Kini hampir semuanya semakin mendekat dengan weblog, kalau ada juga yang belum mau secara jelas mengubah bentuk, biasanya mereka menyediakan satu link situs versi weblog. hmmm. Apakah weblog akan menggantikan website secara tradisional? (maaf buat kelompok nonblog pimpinan bang Roy Suryo) ya… siapa tahu nanti ke depannya malahan situs-situs semua berbentuk weblog (dan weblog toh sekarang tidak lagi identik dengan bentuk yang kaku, coba surfing ke www.cssbeauty.com). Masih banyak sisi lain dari weblog yang harusnya dapat kita eksplorasi. Dan saya tetap (sampai sekarang) tidak peduli apakah weblog saya akan tampak manis dan sedap dipandang orang.

Weblog juga kini (sudah lama sih) sudah dimanfaatkan untuk hal-hal lain yang bersifat komersil. Hal ini sah-sah saja, dikarenakan juga dunia bisnis kini sudah beralih lebih ke arah konten. Artinya kini iklan-iklan bukan lagi statis dan tergantung permintaan. Kata apa yang terkandung dalam suatu konten dapat menjadi kata kunci untuk menampilkan iklan yang berhubungan. Contohnya Google Adsense. Begitu dinamisnya sebuah iklan, sehingga beribu-ribu jenis iklan dapat ditampung di sebuah halaman situs. Satu kata untuk seribu tujuan. Dinamis sekali.

Google adsense (dan sejenisnya) kini semakin merasuk semakin dalam. Dan sesuai pondasi yang dibangun, akan saling menguntungkan antara pemasang iklan dengan pengiklan. Banyak juga para blogger yang mendaftar dan sekaligus mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan dari cara ini. Sah-sah saja toh.

Ada teman yang dipusingkan karena pagerank weblog-nya yang rendah sekali (bahkan nol), padahal sudah banyak dia menulis, dan tulisan-tulisannya juga bermutu, bagus dan dalam. Ada juga teman yang dipusingkan karena dia ingin fokus di satu kategori saja, tetapi dia juga sekaligus ingin menulis hal-hal umum lainnya. Ada teman yang gembira berhasil mengedit halaman weblognya sehingga memiliki tampilan yang jauh lebih baik dan menarik, tetapi ada juga teman yang tidak peduli akan tampilan weblognya mau ancur kek, yang penting dia sudah menulis sesuatu dan bergembira karena sudah menulis sesuatu tersebut walau yang dia tulis itu ternyata hanya satu kata “eureka”.

Untuk saya sendiri, kebetulan saya punya dua weblog. My iMoTioNS dan iT.Channel. Satu untuk lebih bersifat publik, dan satunya saya pakai untuk lingkungan saya sendiri (sebagai contoh eksperimen untuk mahasiswa saya). Ya. Saya hanya bagian dari dunia weblog. Ya. Saya seorang blogger. Walaupun untuk dapat disebut blogger seseorang harus dapat memenuhi berbagai kriteria. Saya tidak peduli apakah tulisan-tulisan saya hanya pepesan kosong. Saya tidak peduli apakah tulisan-tulisan saya dapat dimanfaatkan atau diacuhkan. Saya tidak peduli apakah saya bisa atau akan dapat uang dari weblog saya. Saya tidak peduli apakah weblog saya berada di puncak komunitas atau malah menjadi satu-satunya sampah. Yang saya bisa lakukan hanya berusaha untuk dapat menulis semakin baik (menurut kaca mata saya). Pengakuan dari lingkungan komunitas memang bagi kebanyakan orang dirasakan sangat penting. Tetapi bagi saya bahwa saya dapat membangkitkan rasa keingintahuan mahasiswa saya akan weblog itu sudah cukup membangkitkan rasa sejuta makna dalam hati saya. Terkadang kita tidak harus berada di atas untuk melihat ke bawah, tetapi menjadi orang kebanyakan juga dapat lebih memberi warna dalam perjalanan hidup dan kehidupan kita. Maaf, bukan kita tetapi Saya. Salam buat semuanya.


Tindakan

Information

9 tanggapan ke “Jati Diri Seorang Blogger”

16 02 2007
trilogy (15:53:04) :

wew kak raso aku bukan ndak naek2 blog ini. tapi area komunitas nya di general bukan di id.wordpress.com. jadi saingan / publikasinya itu antar wordpress en.wordpress.com.

maaf ke bae klu salah :)

klu di id.wordpress.com , aku yakin biso jdi blog saleb jugo

19 02 2007
haysnaidra (17:03:54) :

hahaha… okta ya?…
yup kalau itu sih aku setuju…
soal isi posting ini, bukan berarti aku menginginkan ke-seleb-an weblog…hahaha…gak kepikiran deh…
justru kebalikannya… aku gak perlu mikirin apakah weblog ini mau jadi top kek…atau apalah…
kan masih ada beberapa weblog aku yg lain…hehehe…

4 03 2007
panca (19:37:48) :

halo salam kenal

5 03 2007
haysnaidra (13:52:02) :

@panca
‘lam kenal juga saudara panca…
selamat ya atas prestasinya… semoga saya dan teman-teman lain dapat mengikuti jejak untuk memproses diri menjadi manusia indonesia yang dapat membagi ilmunya, terutama di IT… thanks’s ya…

6 03 2007
fikri (09:43:07) :

Hallo,
salam kenal mas …
aku baru belajar nge-blog…

lagi nyari tips biar di blogku ada jam. gmn caranya ya?
hehehe (:

6 03 2007
haysnaidra (12:01:08) :

@fikri
ada beberapa cara, yang paling mudah menggunakan google : Add Google Gadgets to your webpage
terus kalau mau masukin ke halaman atau sidebar weblog (khususnya kalau pake wordpress) paling mudah pakai plugin widget dan widgetizing….
atau pake Clock Widget
salam kenal juga ya…

9 03 2007
helgeduelbek (06:01:13) :

Yang penting blogger merasa asyik dengan blog yang dimiliki saja.

10 03 2007
haysnaidra (22:12:15) :

@helgeduelbek
nah itu yg daku maksud … pokoknya gak peduli deh mo jadi seleb atau terkenal … yg penting bisa cuap-cuap sekalian belajarlah …
oya pak guru, thank’s ya buat tips2nya … dan salam buat murid-muridnya …

24 03 2007
Evy (14:17:54) :

Kalau membangkitkan rasa keinginan tahu saya, gimana? Sejuta maksaaaa aja yaa… klo ga bikin sejuta makna….huehuehue….

Tinggalkan komentar

Anda dapat gunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>